Waspada Aplikasi Face Swap Yang Meresahkan - Opini

Halo semuanya, dalam artikel opini ini, saya akan membahas aplikasi atau alat perubah wajah pada media video.


Manusia dan Kecerdasan Buatan

Pengaruh Kecerdasan Buatan Terhadap Produktivitas Manusia

Sebelumnya, saya telah membahas teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), generatif teks yang mampu menghasilkan kalimat dan bahkan dapat digunakan untuk diskusi. Kemampuan ini sangat membantu bagi mereka yang kesulitan merangkai kata atau meminta rekomendasi tertentu.


Jawaban dari AI didasarkan pada data set atau database yang dimilikinya. Penggunaan generatif teks ini juga dibatasi oleh filter keamanan untuk mendeteksi permintaan yang bersifat destruktif atau merusak.


Setelah generatif teks muncul, AI dengan kemampuan menghasilkan gambar juga muncul. Ini tidak hanya menjadi perbincangan di kalangan produser atau ilustrator, tetapi juga menjadi ancaman nyata bagi industri kreatif karena kemampuannya mengolah gambar dengan cepat dan detail tinggi.


Tidak hanya berdampak pada industri kreatif, masyarakat umum juga perlu waspada terhadap alat ini. Banyak influencer yang menyoroti bahaya AI generatif image terhadap privasi, terutama terkait penyalahgunaan untuk konten eksplisit.


Saat ini, akses ke AI powerful masih terbatas karena produk ini masih baru dan persaingannya sedikit. Sehingga, biaya langganan untuk mengaksesnya cukup tinggi bagi masyarakat umum.


Dalam pandangan saya, penggunaan AI generatif teks dan gambar, meskipun dengan kualitas rendah dan akses terbatas, telah membantu manusia menyelesaikan pekerjaan mereka.


Rohim (Alias): Saya merekomendasikan menggunakan Chat GPT. AI ini dapat membantu Anda membuat tulisan yang lebih terstruktur dan dapat mengoreksi kesalahan penulisan. Namun, tidak disarankan untuk mencari referensi jurnal karena sumbernya mungkin kurang relevan.


Sebagai mahasiswa, rekomendasi ini membantu saya dalam mengatasi masalah redaksi, typo, penulisan kalimat, dan tata bahasa pada penelitian saya. Dengan adanya Chat GPT, waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan sumber daya lebih bisa dipangkas.


Artikel Terkait Panduan Chat GPT


Indra (Alias): Sekarang, Anda tidak perlu bingung lagi membuat thumbnail YouTube atau website. Ada tools AI gratis seperti Leonardo AI atau Bing Image Creator yang bisa Anda gunakan untuk membuat gambar ilustrasi agar konten Anda lebih menarik.


Rekomendasi ini sangat membantu dalam pembuatan konten, terutama dalam hal ilustrasi. Saya menggunakan Bing Image Creator karena mudah, cepat, dan menghasilkan kualitas baik.


Artikel Terkait Bing Image Creator


AI Baru yang Meresahkan

Waspada Aplikasi Face Swap Yang Meresahkan - Opini

Setelah membahas AI generatif image, sekarang kita mengulas sedikit tentang AI Video Face Swap atau AI Face Changer.


Apa itu AI Video Face Swap? Tools AI yang memungkinkan pengguna mengubah wajah orang dalam video berdasarkan referensi yang kita berikan. Meskipun bukan cerita baru, teknologi ini telah menjadi perbincangan konten kreator dalam setahun terakhir. Hal ini juga dikenal dengan istilah DeepFake, video face changer, atau video face swap.


Meskipun teknologinya keren, saya khawatir AI ini memiliki potensi penyalahgunaan jika tidak diatur. Terutama terkait konten dewasa dan fitnah yang dapat menyebabkan kekerasan fisik dan mental.


Saya menemukan 5 penyedia tools dalam satu platform dengan sistem yang berbeda. Beberapa menerapkan sistem trial, sementara yang lain menggunakan token atau pembagian token.


Review AI Face Swap

Waspada DeepFake Yang Mengancam Privasi

Cukup berbeda dari yang lain tools ini gratis dan menyediakan template video yang dapat diubah oleh pengguna menggunakan foto pria atau wanita yang diinginkan. Prosesnya cukup mudah, namun antrean bisa cukup banyak pada jam-jam tertentu.


Beberapa tools menawarkan template video “dewasa”, Ya Wanita menjadi titik fokus utama, karena saya yakin mayoritas penggunanya adalah pria. Tentu saja, pendapat terkait hal ini bisa bersifat pro dan kontra. 


Beberapa mungkin menganggapnya wajar, sementara yang lain mungkin berpendapat sebaliknya. Namun, bagaimana dengan aspek berikut?


Kita dapat menggunakan video pribadi kita dan menempatkan wajah siapapun pada video sesuai dengan keinginan kita. Semua ini dapat dilakukan melalui satu set alat yang sama. Meski ada keterbatasan akses mengenai token, dimana user diberikan 20 token setiap harinya, dan value untuk 1 detik video adalah 1 token. Artinya kita bisa membuat empat video manipulasi berdurasi 5 detik dari free token.


Selain itu kita bisa menambah token dengan cara meng-invite orang lain, 1 user memiliki value 40 token. Hal ini berarti potensi penyebaran lebih luas dan penyalahgunaan menjadi lebih besar karena aksesnya sangat mudah. Oleh karena itu, perlu adanya regulasi dari pihak-pihak terkait.


Meskipun pada awalnya terdapat perjanjian pengguna, namun dari yang saya baca, poin-poinnya menyatakan bahwa penyedia tidak dapat bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul baik pada diri kita sendiri maupun orang lain. Sanksi terberat yang bisa diberikan oleh penyedia hanya pemblokiran. Saya menyadari bahwa sebagai penyedia, kemampuan untuk memberlakukan hukuman memang terbatas.


Jadi, saya ingin menyampaikan pesan ini sebagai perhatian bersama bahwa masyarakat digital perlu lebih bijak dalam menggunakan internet dan media sosial. Memahami batasan antara ranah personal dan publik sangat penting. Kita perlu menyadari bahwa belum semua memiliki kesadaran terhadap bahaya kejahatan cyber.


Penting untuk diingat bahwa penggunaan AI ini harus bijak, terutama karena potensi penyalahgunaan yang besar. Regulasi diperlukan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatifnya.

Ringkasan

Dalam artikel opini ini, penulis membahas perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mencakup generatif teks dan gambar. Meskipun kemampuan AI ini dapat membantu dalam berbagai aspek, penulis juga menggarisbawahi potensi risiko, terutama terkait privasi dan konten dewasa. 


Rekomendasi dari pembaca mengenai penggunaan Chat GPT sebagai alat bantu penulisan dan saran penggunaan tools AI gratis untuk ilustrasi menambah dimensi praktis dalam penggunaan teknologi ini. Artikel juga menyoroti AI Video Face Swap atau AI Face Changer, dengan perhatian khusus terhadap kekhawatiran akan penyalahgunaan, seperti yang terlihat dalam fenomena DeepFake.


Review singkat terhadap beberapa penyedia tools AI Face Swap tentang potensi risiko dan perlunya regulasi dalam mengatasi dampak negatif penggunaan AI. Kesimpulannya, penulis menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menggunakan teknologi AI dengan bijak dan perlunya regulasi untuk melindungi dari potensi penyalahgunaan yang dapat timbul.


Jika Artikel Ini Bermanfaat Silahkan Tinggalkan Pesan Apapun di Komentar

Posting Komentar (0)