Hal Dasar Dalam Membangun Personal Branding di Sosial Media

(TOC) Cek Dulu! Baru Dibaca!

Hal Dasar Dalam Membangun Personal Branding

Apa itu personal branding?

Pengertian personal branding merupakan strategi untuk membentuk citra diri sendiri sehingga masyarakat atau orang lain dapat menilainya dari prestasi dan pencapaian yang dimiliki. Dengan membangun personal branding kita membuat sebuah perbedaan yang mencolok di tengah keseragaman, dengan branding yang kuat pastinya akan menghasilkan citra yang kuat pula, karena kekuatan tersebut kamu akan mendapat koneksi dan sumber daya cukup untuk meng-influence orang lain.

Baca Juga: Apakah LinkedIn Berbayar? Biaya Dan Strategi Mengembangkannya

Pentingnya personal branding

  1. Membangung kepercayaan.
  2. Membangun Kredibilitas.
  3. Membangun kepercayaan diri.
  4. Membangun Koneksi.
  5. Menunjukan kemampuan diri sendiri apa adanya.

Bagaimana membangun personal branding di sosial media?

1.Tentukan tujuan

Tentukan tujuan kamu membuat sosial media? sosial media adalah tempat bersosialisasi, membangun koneksi, mengekspresikan diri, dan bahkan sarana mempromosikan barang atau jasa. Tujuan yang mana yang kamu pilih?

2.Mengenali diri

Mengenali diri yang dimaksud merupakan mengenali bakat atau potensi yang kamu miliki, setidaknya kamu mengetahui apa yang ingin kamu berikan kepada khalayak. Jika kamu telah memahami kelebihan dan kekurangan kamu, maka kamu tau bagaimana cara mendeskripsikan diri sesuai tujuan.

3.Menentukan nama

Nama merupakan salah satu identitas yang wajib dimiliki baik di dunia nyata maupun dunia maya. Menentukan nama tidak bisa dianggap sepele, karena nama adalah kata pertama yang akan diingat ketika melihat sosial media kamu. 

Dalam keperluan personal branding sebaiknya kamu menggunakan nama asli atau nama yang familiar, yang sekiranya melekat dengan karakter atau diri kamu dan tentunya agar mudah ditemukan di kolom pencarian.

4.Profil diri

Media sosial pada umumnya menyediakan kolom terbatas yang fungsinya agar kamu dapat membuat kalimat deskripsi tentang diri kamu. Gunakanlah kalimat yang menarik agar profil kamu dapat menggugah hati pembaca. Seiring berjalannya waktu pengalaman kian bertambah, maka dari itu kamu dapat memperbaharuinya secara berkala agar orang lain yakin bahwa kamu adalah akun asli.

Selain deskripsi atau bio kamu dapat menambahkan foto profil, dalam membuat foto profil pastikan foto yang dipilih memiliki kualitas yang baik. Perhatikan pencahayaan foto, hindari pemakaian filter atau efek yang berlebih hal ini berlaku bagi foto formal maupun informal.

Tips menentukan foto profil yang sesuai.

Cara membuat foto profil linkedin


Foto profil  in-formal 

  • Gunakanlah foto dengan komposisi medium shot (atas kepala - pinggang) atau medium long shot (atas kepala-kaki bagian atas), 
  • Kenakan pakaian yang pantas dan sesuai dengan branding yang akan di bangun, 
  • Pose foto dapat lebih bebas dan lebih berekspresi.


Foto profil formal 

  • gunakan foto dengan pengambilan gambar medium shot (atas kepala - pinggang) atau close up (atas kepala-bagian dada). 
  • Kenakan setelan yang rapi, kamu dapat menggunakan kemeja atau jas.
  • Pastikan dalam foto wajah terlihat jelas dan mudah dikenali.
  • Latar belakang. Meski terkesan kaku kamu masih dapat mengkreasikan pada sisi latar belakang. Misal, kamu seorang manager restoran, kamu dapat menggunakan latar belakang restoran sebagai background foto. apakah ini baik? tentu saja baik, selain bentuk apresiasi terhadap usaha pribadi hal ini menunjukan sebuah sisi percaya diri seseorang.

Kesalahan dalam menentukan latar belakang bisa berdampak besar bagi kemajuan personal branding kamu, contoh kesalahan yang sering temui biasanya pada media sosial Linkedin, para fresh graduate biasanya memajang foto mereka dengan latar biru atau merah, meski tidak ada aturan yang melarang namun dalam segi personal branding hal ini menjadi poin minus, dapat dikatakan tidak memiliki persiapan yang matang dalam membangun citranya.

5.Konten

Strategikan konten apa yang akan kamu sajikan di kolom media sosial. Jika masih belum memahaminya maka perkuat tujuan kamu terlebih dahulu dan coba telaah kembali apa saja yang dapat kamu sharing.

Kamu bisa memulai membuat konten dari passion kamu, perlu di ingat konten yang menarik saja tidak cukup. Diperlukan konsistensi yang tinggi dalam membangun branding di sosial media. Maka dari itu pemilihan waktu dan jumlah konten harus ditetapkan secara matang, jika kamu kewalahan membuat konten harian kamu dapat memulai membuat konten mingguan, misal seminggu 3 sampai 4 kali, kamu dapat tingkatkan seiring berjalannya sosial media kamu.

6.Interaksi

Media sosial bukan alat komunikasi satu arah, disana kamu dapat berinteraksi dengan sesama pengguna media sosial atau penggemar. Bagi kamu yang masih pemula, cara ini cukup ampuh untuk meningkatkan engagement kepada akun kamu.

Kamu dapat bergabung dalam sebuah forum atau komunitas yang sesuai dengan brand personal kamu,disana berinteraksi sekaligus membangun koneksi untuk meningkatkan kredibilitas diri dan akun kamu.

Masih banyak hal-hal lain yang harus dilakukan dalam membuat personal branding lebih baik, namun sebelum menuju ke langkah selanjutnya perhatikan hal-hal dasar dari 6 poin bahasan di atas. Sekian yang dapat saya sampaikan semoga informasi ini dapat membantu kamu dalam membangung personal branding di sosial media.

If this article is useful, please leave any message in the comments.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama