Cara Membuat Slide Presentasi Yang Efektif

Table of Contents
Membuat Slide Presentasi Menarik

Presentasi, sebagai pelajar atau pekerja pasti sudah tidak asing dalam membuat slide presentasi, baik itu untuk presentasi tugas ataupun presentasi laporan perusahaan.

Membuat slide presentasi pada dasarnya tidak boleh asal-asalan, kita harus memperhatikan topik, tujuan pembahasaan hingga kepada penjelasan mengenai kesimpulan.

Selain topik dan pembahasaan harus dikuasai, penting juga untuk memperhatikan struktur presentasi. Jadi tidak hanya perkenalan dan pembahasaan, kita juga harus mampu memberikan contoh yang jelas pula, baik itu berupa studi kasus terkini dan ditambah menggunakan ilustrasi dekoratif yang sesuai agat slide PPT menarik audiens.

Lantas bagaimana struktur slide presentasi yang baik? simak pembahasan yang telah diperingkas berikut ini:

Bikin Presentasi: Struktur Slide Presentasi Powerful untuk Semua Kebutuhan

Selain penguasaan materi yang baik, penyusunan slide presentasi yang terstruktur dengan rapih dapat membantu kita dalam menjelaskan materi dengan efektif.

Dengan struktur yang runtut, maka informasi yang akan diberikan juga menjadi lebih mudah dipahami, dengan kata lain penjelasan kita diharapkan tidak akan melenceng terlalu jauh.

Lantas apa saja sih struktur slide presentasi yang harus ada di slide PPT kamu? Simak 4 struktur slide presentasi berikut ini.

Membuat Slide Presentasi Menarik Audiens

Pembukaan Presentasi #1

Perkenalan diri dan pembahasan: Pada bagian ini kamu bisa memperkenalkan diri mu kepada audiens, seperti nama, latar belakang pendidikan hingga pengalaman. Selain itu kamu juga harus membertahukan topik apa yang akan kamu bahas, sebutkan saja judul presentasi kamu dan jelaskan se-sedikit mungkin. tidak perlu panjang lebar karena ini hanya perkenalan saja.

Jelaskan Tujuanmu: Dibagian ini kamu baru bisa menjelaskan topik yang akan kamu angkat, biasanya tujuan tidak terlalu banyak mungkin bisa berisi dua atau tiga poin saja. Kamu bisa menjelasakn secara ringkas saja untuk menarik rasa penasaran audiens.

Contoh Slide: 

Tujuan Pembahasan

  • Mengungkap peran AI dalam mengotomatisasi pembuatan ilustrasi.
  • Memperkenalkan aplikasi AI terbaru yang mendukung seniman dalam menciptakan ilustrasi.
  • Menyoroti dampak AI pada industri seni ilustrasi dan masa depannya.

Contoh Narasinya: 

Sebutkan poin-poinnya kemudian tambah dengan narasi seperti dibawah:

"Jadi dari ketiga poin itu, kita akan bahas soal AI! karena sekarang ini AI bener-bener bikin heboh di dunia per-ilustrasian.

SO, kita akan bahas gimana cara memanfaatkannya? karena kelebihan AI ini selain jago banget bikin proses gambar jadi lebih cepet, mereka juga ngekasih tools keren buat para kreator.

Di sesi pembahasan ini, aku bakal cerita gimana AI bisa ningkatin kreativitas, terus juga aku akan kasih rekomendasi aplikasi AI terbaru yang akan ngebantu banget buat bikin ilustrasi.

Jadi, siap-siap terjun di dunia ilustrasi yang baru bareng AI, dan kita akan ngeramal gimana masa depan industri kreatif akan seperti apa."

 

Pembahasan dan Isi #2

Jelaskan Latar Belakang: Dalam sesi pembahasan kamu bisa memulai dengan latar belakang kenapa topik pembahasan kamu itu menarik untuk diangkat. Kamu bisa menyusun latar belakang ini sesingkat mungkin, jika kamu seorang pelajar atau mahasiswa cobalah periksa kembali laporan yang telah dibuat dan ringkas poin-poin pentingnya saja.

Isi Pembahasan: Pada bagian inilah yang membuat slide presentasi lebih banyak, pastikan kamu menyusun materi dengan urutan yang baik. Di bagian ini juga kamu bisa membagi tiap pembahasan sesuai dengan tujuan penelitian ataupun berdasarkan latar belakang masalahnya.

Pastikan ketika menjelaskan, tampilan slide presentasi kamu tidak full text, Pada dasarnya slide hanya membantu kita untuk memandu dalam menjelaskan dan membantu audiens untuk lebih mudah memahami permasalahan, jadi seharusnya slide presentasi hanya berisi poin-poin dan ilustrasi dekoratif saja. Maka dari itu urutan slide dan topik harus ringkas dan terstruktur.

Untuk membantu audiens memahami penjelasan presenter (orang yang presentasi) kita dapat menggunakan ilustrasi digital yang menarik. Perlu kamu ketahui bahwa memori manusia dapat menyimpan informasi melalui indra pendengaran, visual, dan kegiatan membaca dan menulis. Dan Persentase yang paling tinggi dalam hal daya ingat adalah memori visual.

 

Cara Membuat Ilustrasi Digital untuk Presentasi yang Menarik


Manusia cenderung
lebih baik dalam mengingat informasi yang disajikan dalam bentuk gambar atau visual dibandingkan dengan informasi yang disajikan dalam bentuk kata-kata atau suara. Ini disebabkan oleh sifat otak manusia yang secara alami lebih responsif terhadap gambar dan objek visual.

Jadi sangat penting untuk pemilihan ilustrasi yang menarik. ilustrasi menarik tidak hanya pada perpaduan warna dan keindahannya saja, ilustrasi slide PPT menarik harus di sesuaikan dengan audiensnya.

Jika audinesnya adalah anak-anak kita bisa menggunakan ilustrasi karakter populer yang sesuai dengan usianya, jika audiensnya adalah orang-orang pecinta alam atau naturalis bisa menggunakan ilustrasi pemandangan atau hal-hal bernuansa alam.

 

Gunakan Studi Kasus #3

Poin ini sebenarnya masih relevan dan tergabung pada poin pembahasan, namun dipisah karena hal ini terkadang terlewat oleh kalangan mahasiswa yang tengah belajar membuat presentasi yang baik.

Studi kasus sangat penting dalam presentasi karena dapat membantu mendemonstrasikan atau mengilustrasikan suatu konsep atau ide dengan lebih konkret dan nyata. Ini dapat membuat presentasi kamu lebih persuasif dan mudah dipahami oleh audiens.

Namun, perlu diingat bahwa sebuah studi kasus sebaiknya dijelaskan pada sesi latar belakang presentasi. Hal ini sangat penting agar kamu dapat menghindari kegagalan presentasi akibat kurang persiapan.

Sebuah prinsip yang penting untuk diingat adalah "jelaskan kepada audiens seperti mereka belum memahaminya," meskipun tetap menghargai wawasan audiens. Latar belakang yang kuat mengenai studi kasus dapat membantu kamu merespons pertanyaan-pertanyaan kritis yang mungkin muncul dari audiens dengan latar belakang yang beragam.

Selain itu, menggunakan studi kasus dalam presentasi juga dapat membantu kamu menghindari penggunaan contoh dan penjelasan yang berulang, menjadikan presentasi kamu lebih bervariasi dan menarik.


Penutup Presentasi #4

Kesimpulan: Pada bagian ini adalah sesi di mana kamu menutup keseluruhan presentasi yang telah selesai. Mengutip dari presenter map kesimpulan ini setidaknya berisi dari dua bagian penting.

Bagian pertama adalah ringkasan poin yang telah kita sampaikan, membuat recap dari awal pembahasan hingga akhir pembahasan. Fungsinya adalah untuk mengingatkan kembali poin-poin penting yang telah dipaparkan.

Bagian kedua, powerfull closing. Bagian ini kamu menutup paparan dengan beberapa pesan yang kemungkinan besar akan membekas di ingatan audines, kamu bisa membuat kalimat-kalimat menarik dari keresahan audiens ataupun kutipan-kutipam motivasi dari tokoh populer.

Jadi intinya kesimpulan sangat penting untuk menegaskan kembali apa yang telah dibahas, mengingatkan kembali apa yang perlu dilakukan oleh audiens.

 

Kesimpulan Dan Saran

Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi strategi penting untuk membuat slide presentasi yang efektif. Struktur yang terorganisir dengan baik, perkenalan yang tepat, latar belakang yang relevan, studi kasus yang kuat, dan kesimpulan yang mengesankan adalah kunci dalam menciptakan presentasi yang berhasil.

Pentingnya memahami bahwa slide presentasi bukan hanya tentang kata-kata, tetapi juga tentang visual. Ilustrasi yang menarik dapat meningkatkan daya ingat kamu dan membuat presentasi lebih persuasif. Oleh karena itu, pemilihan ilustrasi yang sesuai dengan audiens sangat penting.

Saran:

  1. Rencanakan dengan Matang: Sebelum kamu mulai membuat slide presentasi, rencanakan dengan matang. Tentukan tujuan presentasi kamu dan struktur utama yang akan kamu gunakan.
  2. Perhatikan Visual: Pastikan bahwa setiap slide memiliki elemen visual yang mendukung pesan kamu. Gunakan ilustrasi dan gambar dengan bijak untuk memperkuat pemahaman audiens.
  3. Praktek dan Revisi: Latihan membuat presentasi dan terus-menerus revisi untuk memastikan kesempurnaan. Praktik membuat kamu semakin percaya diri saat presentasi.
  4. Gunakan Studi Kasus: Studi kasus dapat menjadi alat yang kuat untuk menjelaskan konsep-konsep kompleks. Gunakan studi kasus dengan bijak untuk mendemonstrasikan ide-ide kamu.
  5. Kesimpulan yang Menggugah: Jadikan kesimpulan kamu berkesan dengan memberikan ringkasan singkat dari poin-poin kunci yang telah kamu bahas. Tambahkan pesan yang memotivasi atau kutipan yang relevan untuk meninggalkan kesan yang kuat pada audiens.

Dengan mengikuti saran-saran ini dan memahami pentingnya struktur yang baik dalam slide presentasi, kamu dapat meningkatkan kualitas presentasi kamu dan memengaruhi audiens kamu dengan lebih efektif.

Galih Enggar

Teknologi enthusiast �� suka main game dan nonton anime.����

Lebih baru Lebih lama

Ads