Apa Itu Hari Bahasa Ibu Internasional

(TOC) Cek Dulu! Baru Dibaca!

Apa itu Bahasa Ibu

Mtalkblog. Hari bahasa ibu internasional adalah hari yang khusus membahas tentang bahasa, peringatan ini awalnya tercetus dari seorang Bangli yang tinggal di kanada yaitu Rafiqul Islam. Ia mengirimkan surat kepada Kofi Annan pada 9 Januari 1998, dalam surat tersebut berisi perihal penyelamatan bahasa di dunia dari kepunahan dengan mendeklarasikan Hari bahasa ibu internasional (International Mother language day) yang kemudian diresmikan pada 20 Februari.

Sejak tahun 1999 UNESCO menetapkan Hari Bahasa Ibu setiap tanggal 21 Februari hingga sekarang. penetapan ini penting karena menjadi dasar penting bagi kesadaran berbangsa dalam menjaga bahasa ibu bagi generasi penerus.

Apa itu Bahasa Ibu?

Definisi bahasa Ibu dalam Wiki merupakan bahasa pertama yang dikuasai atau diperoleh anak. Dimanapun anak lahir, kemudian memperoleh nya atau menguasai bahasa pertamanya maka yang dikuasai itu merupakan bahasa ibunya. hal ini terlepas apakah bahasa tersebut dalam daftar bahasa internasional atau bukan dan itu sangat tergantung oleh daerah dimana mereka tinggal.

Definisi menurut Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi (Kemendikbudristek), zbahasa Ibu merupakan bahasa yang pertama kali dipelajari seseorang sejak kecil secara alami dan menjadi dasar komunikasi anak dengan lingkungannya.

Kondisi Bahasa Ibu Di Indonesia


Bahasa di Indonesia sendiri memiliki 2 jenis yaitu bahasa Nasional dan bahasa ibu atau bahasa daerah, terkhusus bahasa ibu atau bahasa bawaan lahir sangat-sangat terpengaruh dari lingkunganya dan keluarga dari akulturasi budaya.

Indonesia saat ini tercatat memiliki 718 bahasa daerah yang diantaranya berstatus kritis dan 11 lainnya sudah dinyatakan punah. Penyebab kepunahan atau penurunan indeks kualitas ini disebabkan oleh hilangnya penutur utama karena penutur jatinya tidak lagi menggunakan atau mewariskan kepada generasi penerus, selain itu stigma menggunakan bahasa daerah yang dianggap kampungan oleh generasi muda menyebabkan menurunnya minat penggunaan bahasa oleh kaum muda.

Apa itu Bahasa Ibu
Revitalisasi Bahasa Daerah

Pada peringatan ini Kemendikbudristek melakukan upaya-upaya penyelamatan bahasa ibu, dengan meluncurkan program Merdeka Belajar episode ke-17 bertema "Revitalisasi Bahasa Daerah". Dalam paparan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menyatakan bahwa program ini dibuat bertujuan merevitalisasi bahasa di Indonesia dengan mendorong generasi muda untuk belajar bahasa dan sastra, serta penutur lokal untuk mewariskan bahasa ibu ke generasi berikutnya.

Dalam upaya yang dilakukan dalam pelestarian bahasa dan sastra yaitu dengan adanya pendekatan-pendekatan yang dilakukan yaitu, pewarisan yang dilakukan secara terstruktur dan kontekstual baik berbasis sekolah maupun komunitas/keluarga, yang mana desainnya dilakukan berdasarkan kriteria status bahasa di daerah masing-masing oleh karena itu Kemendikbudristek dalam peluncuran Merdeka belajar ke-17, Nadiem Makarim mengatakan “program ini harus dilaksanakan kreatif dan inovatif menyenangkan dan berpusat kepada siswa”. Sejalan dengan itu pembekalan dengan melatih guru utama (training of trainer) serta guru bahasa daerah di sekolah sangat penting untuk membangun kreativitas belajar mengajar melalui bengkel bahasa dan sastra.

Kemendikbud pun menyasar Komunitas tutur dalam pelaksanaan model pembelajaran dan kurikulum di setiap daerah yang melibatkan keluarga, maestro dan pegiat pelindung bahasa dan sastra. Setidaknya sekitar 1.563.720 siswa dari 15.236 sekolah dan 38 bahasa daerah yang menjadi target utama pelestarian bahasa dan sastra, selanjutnya siswa akan diberi kebebasan dalam memilih bahasa daerah yang ingin dipelajari sesuai minat masing-masing, serta akan ada media bagi siswa untuk berekspresi dengan bahasanya dengan acara festival baik di tingkat daerah hingga tingkat pusat.

Galih Enggar

I'm a Graphic Designer, SEO Writer, and Video Creator passionate about blending creativity and technology to bring ideas to life across various media.

If this article is useful, please leave any message in the comments.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama