3 Jenis Mesin Laser Cutting Yang Umum Digunakan

(TOC) Cek Dulu! Baru Dibaca!
3-jenis-menis-laser-cutting-umum-digunakan


MTalk -- Laser atau teknologi laser belakangan ini sangat sering terlintas di telinga dan mata kita. apa itu laser? apa yang dimaksud dengan sinar laser? pertanyaan seperti itu sering muncul dalam benak kita, pasalnya teknologi laser kita bisa jumpai di industri-industri yang memiliki latar belakang berbeda.

Menurut Wiki, laser adalah mekanisme yang dapat memancarkan cahaya radiasi elektromagnetik, dimana cahaya ini memancarkan partikel elementar foton. Dalam teknologi laser yang di kembangkan dalam industri pabrik baja ringan dengan industri kesehatan kecantikan tentunya memiliki mekanisme yang berbeda.

Dalam produksi manufaktur proses pemotongan atau cutting menjadi proses yang signifikan dalam membuat suatu produk, pemotongan yang tepat menentukan kualitas barang yang dihasilkan. Para industri tradisional pemotongan masih sering dijumpai menggunakan alat-alat pemotong tradisional gergaji atau gerinda. Alat-alat ini sering memiliki keterbatasan membentuk pola yang rumit, berpotensi kesalahan jika penggunaan yang dilakukan tidak tepat dapat berakibat kecelakaan. Hal ini pastinya merugikan industri berskala besar.

Dengan adanya teknologi laser cutting perindustrian terbantu secara signifikan, teknologi laser led yang dikembangan sejauh ini bisa memotong pola-pola rumit dengan hasil yang presisi dalam waktu yang lebih cepat. 

Misalnya dalam industri pabrik memanfaatkan teknologi laser untuk memotong baja. Adapun laser di implementasikan dalam bagian lain contoh sperti teknologi fiber optik dimana teknologi ini menggunakan laser led untuk proses transmisi, karena memiliki kecepatan yang luar biasa.

Pada artikel kali ini kita akan membahas terkait CNC Laser pada industri manufaktur yang biasanya dimanfaatkan sebagai alat pemotong atau pengukir benda, baik benda lunak, keras. Computer Numerical Control (CNC) Laser Cutting biasanya menggunakan optik, gas bantuan, dan sistem panduan untuk mengarahkan serta memfokuskan sinar Laser ke dalam benda. Terdapat tiga jenis utama Laser digunakan untuk Pemotongan Laser CNC.
  1. Laser Cutting (CO₂)
  2. Laser Cutting YAG (Nd:YAG, atau YAG)
  3. Laser Cutting Serat/fiber
Laser CO₂ dan YAG serupa dalam konstruksi tetapi digunakan secara berbeda. Laser C0₂ dengan tingkat daya yang rendah digunakan untuk pengukiran, sedangkan laser dengan tingkat daya tinggi digunakan dalam aplikasi industri untuk pengelasan dan pemotongan karena harganya yang cukup rendah. Laser YAG, dengan outputnya akan menghasilkan hasil yang luar biasa untuk penanda seperti sketsa logam. Laser fiber, dengan konstruksi solid-state dan output daya tinggi, mengurangi biaya habis pakai dan secara efektif memotong berbagai macam bahan serat.

Mengapa laser digunakan untuk pemotongan atau mengukir? 

Laser yang digunakan untuk memotong, mengukir bahan-bahan keras seperti plat, baja, besi,aluminium dan bahan dasar lainnya dinilai memiliki kualitas yang sangat bagus dalam membentuk potongan dan goresan. Dengan daya akurasi yang tinggi teknologi laser pemotong memungkinkan membuat bentuk yang rumit.

Bagaimana Cara Kerjanya Laser Cutting?

Laser digunakan dalam teknologi laser cutting menggunakan intensitas cahaya super tinggi, dengan panjang gelombang atau warna tunggal. Biasanya laser ini memiliki memiliki gelombang yang mendekati inframerah dari spektrum cahaya sehingga tak kasat mata.

Cahaya dengan intensitas tinggi melewati nosel yang akan lurus mengalir menuju pelat, dalam teknologi CO2 Cutting Laser tidak semata-mata menggunakan sinar intensitas tinggi tetapi juga menggunakan gas terkompresi (oksigen atau nitrogen) untuk membantu proses pemotongan.

Teknologi laser memiliki titik fokus sangat kecil, titik bulat sempurna dan pusat dari cahaya ini berasal dari nosel. Kepadatan cahaya dan intensitas yang tinggi didukung dengan ketepatan fokus, maka terciptalah kepadatan panas yang ekstrim untuk mencapai titik lebur target.

Sederhananya dalam sistem laser yang digunakan untuk memotong atau mengukir adalah merubah fokus cahaya dan meningkatkan intensitas cahaya, yang nantinya akan menghasilkan panas berdaya potong, pemanfaatan oksigen atau nitrogen berperan sebagai pembersih residu objek dari proses peleburan oleh sinar laser.

Titik fokus yang optimal akan membuat proses pemotongan menjadi akurat dan efektif, sistem kontrol biasanya dilakukan secara otomatis menggunakan sistem komputer agar mendapatkan titik fokus relatif pada permukaan yang ingin di potong. Jadi seberapa baik kualitas pemotongan pada dasarnya dipengaruhi oleh titik fokus yang sesuai.

3 Jenis Mesin Laser Cutting

1.Laser Cutting CO2

menis-laser-cutting-CO2

Laser pada sebuah industri biasanya digunakan sebagai bagian dari proses pemotongan akrilik, titanium, stainless steel, baja ringan, aluminium, plastik, kayu, kayu rekayasa, lilin, kain, dan kertas. penggunaan laser dinilai lebih efisien untuk menghasilkan bentuk cutting yang kompleks.

Laser Cutting CO2 yang merupakan perpaduan dari pemanfaatan cahaya laser dan campuran CO2 akan menghasilkan ukiran dan potongan yang bagus pada bahan non logam. Harganya yang lebih murah dibanding yang lain membuat laser ini sering digunakan para pengusaha pendukung produksi, karena memiliki kualitas yang baik,efisien dan efektif menjadi pilihan yang tepat bagi keperluan usaha.

2. Laser Cutting YAG

menis-laser-cutting-YAG


Laser Cutting YAG adalah laser solid state yang hasil akhirnya berbeda dengan cutting CO2, mempunyai bentuk atau wujud berdasarkan pola yang telah didesain sebelumnya. Perangkat utama dari laser ini berupa Nd:YAG (Neodymium-Doped Yttrium Aluminium Garnet) serta Nd:YVO (Neodymium-Doped Yttrium Orthovanadate).

Laser jenis YAG adalah jenis laser kelas menengah karena harganya lebih murah dibanding dengan laser fiber dan lebih mahal dibanding dengan laser CO2. Hasil dari mesin laser ini memiliki hasil tajam dengan detail yang halus sehingga cocok untuk membuat pola pada bahan logam dan plastik.

3. Laser Cutting Fiber/Serat

menis-laser-cutting-fiber

Laser cutting ini dinilai memiliki kualitas yang lebih tinggi dibanding laser cutting CO2 dan laser cutting YAG. Output dari sinar laser ini lebih kecil 100 kali lipat dibanding laser cutting CO2, karena itu dapat dikatakan lebih efektif dalam memotong berbagai macam bahan terutama material logam seperti kuningan, besi, alumunium, dan bahan keras serupa lainnya.

Dengan kualitas yang lebih tinggi tentunya mempunyai harga yang mahal pula, dengan kualitas yang ditawarkan menjadi sepadan bagi kamu yang sangat detail soal kualitas produk demi kepuasan konsumen.

Demikian informasi yang dapat kami berikan semoga membantu kamu dalam memahami jenis-jenis laser cutting yang sesuai keperluan bisnis kamu. Ikuti blog ini untuk mendapat informasi menarik lainnya.

Galih Enggar

I'm a Graphic Designer, SEO Writer, and Video Creator passionate about blending creativity and technology to bring ideas to life across various media.

If this article is useful, please leave any message in the comments.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama